Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2016

Mengunjungi Museum Tsunami Aceh, Merasakan Kuasa Allah atas Umat-Nya

Gambar
Bencana Tsunami Aceh, 12 tahun lalu masih menyimpan duka. Itulah setidaknya ketika kita berkunjung ke Museum Tsunami yang terletak di Jantung kota Banda Aceh. Ke Museum Tsunami bukanlah sekedar wisata, namun lebih dari itu. Kita akan dibwa ke masa dimana air laut itu menghempaskan tanah rencong.

    Rabu, (23/8), Pukul 09.30 wib, Hujan belum juga menampakan tanda-tanda akan reda. Sudah dua hari ini kota Banda Aceh dilanda cuaca yang memang tak bersahabat. Namun jadwal berkunjung ke Museum Tsunami tak dibatalkan. Panitia sudah menyiapkan 5 bus untuk mengajak 200 peserta dari 8 provinsi se-Sumatera pada Pekan Bahasa untuk berkunjung ke Museum Tsunami.
    Museum Tsunami sengaja dibangun untuk mengenang bencana maha dahsyat yang menelan korban sekitar 230.000 jiwa. Peristiwa tsunami terangkum di sini. Museum ini dibangun di lahan seluas satu hektar dengan dana sekitar Rp 140 m. Dana ini merupakan sumbangan berbagai negara di dunia. Negara donatur tersebut bisa dilihat dari bendera-…

Pangkalpinang Pusat Sejarah Penambangan Timah di Indonesia #pesonapangkalpinang

Gambar
Selain wisata religi dan pantai, kota Pangkalpinang juga terkenal dengan  wisata edukasi sejarah timah Idonesia. Museum ini akan memberi anda  informasi lengkap sejarah penambangan timah di Indonesia sejak zaman kolonial hingga era modren saat ini. Pengetahuan ini tidak bisa didapat  di tempat lain, pasalnya museum sejarah pertimahan yang lengkap hanya  ada di Pangkalpinang.


Jika anda kebetulan berada di kota Pangkalpinang, ada baiknya anda  mengunjungi Museum Timah Indoesia yang terletak di Jalan Ahmad Yani ini.  Seperti pada Sabtu, 3 September 2016, lalu. Sekitar pukul 13.50 wib,  museum kedatangan pengunjung yang jumlahnya cukup banyak. Tamu kali ini  bukan tamu biasa, mereka adalah peserta Pertemuan Dekan Fisipol dari  berbagai perguruan tinggi Se-Indonesia. Tuan rumah tentu Universitas  Bangka Belitung. Ramainya kunjungan memang bukanlah hal baru. Beberapa  kali, saya juga melihat rombongan lainnya berkeliling di museum ini.

Museum Timah Indonesia yang berdiri sejak tahun 1958 …